Diposkan pada Materi Bahasa Indonesia

Teks Eksplanasi dan Analisis Struktur

  1. Teks Eksplanasi

Proses Terjadinya Pelangi

pelangi

            Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dengan ujungnya mengarah pada horizon pada suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yang deras.

            Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dari banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dari berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari yang akan dilihat pada pelangi : merah jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

            Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna disebelahnya. Pita ini disebut spektrum warna. Di dalam spektrum warna, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.

            Pelangi tidak lain adalah busur spektrum warna besar berbentuk lingkaran yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika menembis prisma kaca dan keluar menjadi spektrum warna pelangi. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda beda berderet dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air. Cahaya keluar kembali dari warna pada pelangi itu tersusun dengan merah di paling atas dan ungu dipaling bawah pelangi.

            Pelangi terlihat sebagai busur dari permukaan bumi karena terbatasnya sudut pandang mata, jika titik pandang di tempat yang tinggi misalnya dari pesawat terbang dapat dilihat sebagai spektrum warna yang lengkap yaitu berbentuk lingkaran. Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi-sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat, dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus.

 2. Analisis Struktur

Analisis Struktur Teks Eksplanasi : Proses Terjadinya Pelangi

No Struktur Teks Kalimat dalam Teks
1. Pernyataan Umum  

Pelangi atau bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yg tampak di langit atau medium lainnya. Di langit, pelangi tampak sebagai busur cahaya dgn ujungnya mengarah pada horizon pda suatu saat hujan ringan. Pelangi juga dapat dilihat di sekitar air terjun yg deras.

2. Deret Penjelas  

Cahaya matahari adalah cahaya polikromatik (terdiri dri banyak warna). Warna putih cahaya matahari sebenarnya adalah gabungan dri berbagai cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda beda. Mata manusia sanggup mencerap paling tidak tujuh warna yang dikandung cahaya matahari yang akan dilihat pada pelangi : merah jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna disebelahnya. Pita ini disebut spektrum warna. Di dalam spektrum warna, garis merah selalu berada pada salah satu sisi dan biru serta ungu di sisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.

Pelangi tidak lain adalah busur spektrum warna besar berbentuk lingkaran yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika menembis prisma kaca dan keluar menjadi spektrum warna pelangi. Jadi di dalam tetesan air, kta sudah mendapatkan warna yg berbeda beda berderet dri satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian di pantulkan dri sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dri tetesan air. Cahaya keluar kembali dari warna pda pelangi itu tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi.

 

3. Interprentasi  

Pelangi terlihat sebagai busur dari permukaan bumi karena terbatasnya sudut pandang mata, jika titik pandang di tempat yang tinggi misalnya dari pesawat terbang dapat dilihat sebagai spektrum warna yang lengkap yaitu berbentuk lingkaran. Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi-sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat, dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus.

 

Iklan

Penulis:

I will fight till the end & never give up !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s