Diposkan pada Makalah

Makalah Vitamin C

KATA PENGANTAR

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

            Puji beserta syukur marilah kita ucapkan kepada Allah SWT yang senantiasa melindungi ham..banya dari segala kejahatan mahluknya. Shalawat beserta salam sudah seharusnya kita sanjung sajikan keharibaan Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita menuju kebahagiaan di Dunia dan Akhirat yang hakiki. Ucapan Alhamdulillah merupakan ucapan yang tepat setelah terselesaikannya makalah ini. Makalah ini merupakan salah satu tugas pada mata pelajaran ana terapan . Makalah ini berisi penjelasan tentang Vitamin. C.

            Penulis dengan penuh kerendahan hati mengucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada teman-teman seperjuangan yang telah membantu dalam proses pembuatan makalah ini.Diharapkan pembuatan makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan bagi para pembaca dan dapat dijadikan salah satu ilmu yang bermanfaat.

            Penulis menyadari masih banyaknya kekurangan dari penulisan hasil makalah ini, kritin dan saran yang membangun sangat membantu penulis untuk mengurangi segala kekurangan tersebut kedepannya. Dengan kerendahan hati, penulis berharap makalah ini bermanfaat bagi penulis sendiri maupun bagi pembaca.

             Akhirnya, sesuai dengan pepatah “tak ada gading yang tak retak”. Penulis mengharapkan kritik dan saran, khususnya dari teman, dan guru yang membimbing mata pelajaran ini. Kebenaran dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

                                                                        Pati, 28 Mei 2015

Penulis


DAFTAR ISI

Kata Pengantar………………………………………………………………………………………………….i

Daftar Isi…………………………………………………………………………………………………………ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah…………………………………………………………………………………iii

1.2 Rumusan Masalah……………………………………………………………………………………….iii

 1.3 Tujuan………………………………………………………………………………………………………iv

  BAB II ISI

2.1 Pengertian Vitamin C……………………………………………………………………………………..1

2.2 Sejarah Vitamin C…………………………………………………………………………………………1

2.3 Sifat Vitamin C……………………………………………………………………………………………..1

2.4 Proses metabolisme Vitamin C………………………………………………………………………..2

2.5 Manfaat Vitamin C………………………………………………………………………………………..2

2.6 Sumber Vitamin C…………………………………………………………………………………………5

2.7 Akibat Kekurangan Vitamin C………………………………………………………………………….7

2.8 Akibat Kelebihan Vitamin C…………………………………………………………………………….8

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan………………………………………………………………………………………………..10

3.2  Saran……………………………………………………………………………………………………….10

DAFTAR PUSTAKA

 

 BAB I

PENDAHULUAN

1.1    LATAR BELAKANG

            Dewasa ini sering di perbincangkan macam, jenis, serta fungsi, bahkan sumber dari mana vitamin itu diperoleh. Masyarakat awam yang belum mengerti tentng Vitamin sering kali tidak memperhatikan pola makannya setiap hari bagi mereka yang penting makan. Mereka tak menyadari akan bahaya kekurangan serta kelebihan vitamin itu. Maka vitamin sangat berpengaruh pada kesehatan seseorang karena bila kekurangan bahkan kelebihan vitamin dampaknya sangat merugikan manusia itu sendiri.

            Vitamin adalah sekelompok senyawaorganikamina berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimiayang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

            Vitamin ada 2 macam yaitu larut dalam lemak ( A,D,E dan K) serta vitamin yang larut dalam air ( B kompleks dan C) yang masing-masing memiliki peranan penting. Buah-buahan dan sayuran terkenal memiliki kandungan vitamin yang tinggi dan hal tersebut sangatlah baik untuk tubuh. Asupan vitamin lain dapat diperoleh melalui suplemen makanan.

            Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

            Oleh karena itu kebutuhan vitamin dalam tubuh harus terpenuhi dengan kata lain tidak kurang dan tidak lebih. Dalam aktivitas sehari-hari tubuh sangat memerlukan vitamin yang digunakan sebagai pengatur metabolisme dalam tubuh terutama vitamin C (asam askorbat).Dalam makalah ini yang akan dibahas yaitu vitamin C, atau salah satu vitamin yang larut dalam air.

1.2       Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam makalah ini sebagai berikut :

  1. Apa pengertian dari vitamin C?
  2. Bagaimana sejarah ditemukannya vitamin C?
  3. Apa sifat yang terdapat pada vitamin C?
  4. Bagaimana proses metabolisme vitamin C dalam tubuh?
  5. Apa manfaat dari mengkonsumsi vitamin C?
  6. Apa saja sumber vitamin C?
  7. Apa akibat kekurangan vitamin C?
  8. Apa akibat kelebihan vitamin C?

1.3       Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah di atas, tujuan dari pembuatan makalah ini sebagai berikut :

  1. Dapat mengetahui pengertian vitamin C
  2. Dapat mengetahui sejarah ditemukannya vitamin C.
  3. Dapat mengetahui sifat-sifat dari vitamin C.
  4. Dapat mengetahui proses metabolisme vitamin C dalam tubuh.
  5. Dapat mengetahui manfaat vitamin C.
  6. Dapat mengetahui sumber-sumber vitamin C.
  7. Dapat mengetahui akibat kekurangan vitamin C.
  8. Dapat mengetahui akibat kelebihan vitamin C.

BAB II

ISI

2.1       Pengertian Vitamin C

            Vitamin C adalah nutrien dan vitamin yang larut dalam air dan penting untuk kehidupan serta untuk menjaga kesehatan. Vitamin ini juga dikenal dengan nama kimia dari bentuk utamanya yaitu asam askorbat. Vitamin C termasuk golongan antioksidan karena sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam, oleh karena itu penggunaaan vitamin C sebagai antioksidan semakin sering dijumpai. Oksidasi akan terhambat bila vit C dibiarkan dalam keadaan asam atau pada suhu rendah. Kelenjar adrenalin mengandung vit C yang sangat tinggi. Kelebihan vit C dibuah melalui air kemih.

            Vitamin C berhasil di isolasi untuk pertama kalinya pada tahun 1928 dan pada tahun 1932 ditemukan bahwa vitamin ini merupakan agen yang dapat mencegah sariawan. Albert Szent-Györgyi menerima penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1937 untuk penemuan ini.

Struktur kimia vitamin C:

2

2.2       Sejarah Ditemukannya Vitamin C

            Penyakit scurvy telah dikenal sejak abad ke-15 yaitu penyakit yang banyak diderita oleh pelaut yang berlayar selama berbulan-bulan serta bertahan dengan makanan yang dikeringkan dan biskuit. Penyakit ini menyebabkan pucat, rasa lelah berkepanjangan diikuti oleh perdarahan gusi, perdarahan di bawah kulit, edema, tukak, dan pada akhirnya kematian.

Tahun 1750, Lind seorang dokter dari skotlandia menemukan bahwa scurvy dapat dicegah dan diobati dengan memakan jeruk.

Tahun 1795. Admiral Inggris, menetapkan bahwa jeruk segar sebuah per hari harus diberikan pada para pelaut yang berlayar dari Angkatan Laut Inggris.

Tahun 1865. Kamar Dagang Inggris, memberlakukan wajib untuk mengkonsumsi jeruk segar bagi pelaut dari kapal dagang.

Tahun 1932, Szent-Gyorgyi dan C. Glenn King berhasil mengisolasi zat antiskorbut dari jaringan adrenal, jeruk, dan kol yang dinamakan vitamin C. Albert Szent-Györgyi menerima penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1937 untuk penemuan ini. Zat ini kemudian berhasil disintesis pada tahun 1933 oleh Haworth dan Hirst sebagai asam askorbat.

Tahun 1536, Jacques Cartier dari Quebec City, Kanada. Menemukan cara untuk menyembuhkan sariawan dengan teh yang dibuat dari daun-daunan dan belakangan diketahui daun-daunan tersebut kaya akan vitamin C.

Tahun 1911. Teori tentang vitamin, dipublikasikan oleh ahli biokimia Polandia tentang 4 senyawa dalam makanan alami yang bermanfaat untuk mencegah beri-beri, ricket, pellagra, dan skorbut.

Tahun 1918. E.V.Mc.Collum, seorang warga Amerika memulai pembauran sistem penamaan vitamin, yakni “komponen A yang larut dalam lemak”.

2.3       Sifat-Sifat Vitamin C

  1. Vitamin C adalah kristal putih yang mudah larut dalam air.
  2. Dalam keadaan kering vitamin C cukup stabil, tetapi dalam keadaan larut.
  3. Mudah rusak karena berseuntuhan dengan udara (oksidasi) terutama bila terkena panas.
  4. Oksidasi dipercepat dengan kehadiran tembaga dan besi.
  5. Tidak stabil dalam larutan alkali, tetapi cukup stabil dalam larutan asam.
  6. Vitamin yang paling labil.
  7. Berat molekul 150.000.
  8. Ko-enzim mengandung 6 atom tembaga untuk setiap molekul protein.
  9. Berperan dalam batas yang luas dari pH 4-7, tetapi pengaruh maksimal adalah antara pH 5,6 – 6,0 dan jika pH diturunkan 2,0 maka enzim menjadi inaktif.

 

2.4       Proses Metabolisme Vitamin C dalam Tubuh

           Vitamin C mudah diabsorpsi secara aktif dan mungkin pula secara difusi pada bagian atas usus halus lalu masuk ke peredaran darah melalui vena porta. Rata-rata absorpsi adalah 90% untuk konsumsi diantara 20 dan 120 mg sehari. Konsumsi tinggi sampai 12 gram (sebagai pil) hanya diabsorpsi sebagai 16%. Vitamin C kemudian dibawa ke semua jaringan. Konsentrasi tertinggi adalah di dalam jaringan adrenal, pituitari dan retina.

            Tubuh dapat menyimpan hingga 1500 mg vitamin C bila konsumsi mencapai 100 mg sehari. Jumlah ini dapat mencegah terjadinya skorbut selama tiga bulan. Tanda-tanda skorbut akan terjadi bila persediaan tinggal 300 mg. Konsumsi melebihi taraf kejenuhan berbagaija ringan dikeluarkan melalui urin dalam bentuk asam oksalat. Pada konsumsi melebihi 100 mg sehari kelebihan akan dikeluarkan sebagai asam askorbat  atau sebagai karbon dioksida melalui pernapasan. Walaupun tubuh mengandung sedikit vitamin C, sebagian tetap akan dikeluarkan. Makanan yang tinggi dalam senga atau pektin dapat mengurangi absorpsi sedangkan zat-zar di dalam ekstark jeruk dapat meningkatkan absorpsi.

            Status vitamin C tubuh ditetapkan melalui tanda-tanda klinik dan pengukuran kadar vitamin C di dalam darah. Tanda-tanda klinik antara lain, perdarahan gusi dan perdarahan kapiler di bawah kulit. Tanda dini kekurangan vitamin C dapat diketahui bila kadar vitamin C darah di bawah 0,20 mg/dl.

 

2.5       Manfaat Vitamin C

  1. a) Antioksidan Terbaik

            Vitamin C adalah antioksidan yang sangat penting dalam tubuh. Kita perlu Vitamin C sebagai garis depan pertahanan melawan radikal bebas. Di sini, fungsi utamanya adalah untuk menangkap radikal bebas dan menetralisirnya sebelum radikal bebas itu bisa merusak sel dalam tubuh kita.Dalam tubuh, radikal bebas ‘ditangani’ oleh banyak vitamin dan mineral dalam tubuh Anda. Apa yang membuat vitamin C begitu penting? . Pertama, karena vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air, dan air ada di mana-mana di dalam tubuh kita, di dalam semua sel-sel tubuh dan dalam ruang-ruang di antaranya. Karena radikal bebas ada di mana-mana di seluruh tubuh, maka tubuh kita memerlukan vitamin C untuk selalu siaga dimana-mana untuk menanganinya.
Kedua, antioksidan kuat lain seperti Vitamin E dan enzim antioksidan seperti superoksida dismutase (SOD) dan glutathione perlu Vitamin C untuk dapat melakukan fungsinya dengan baik.
Vitamin C juga diperlukan oleh enzim-enzim lain dalam mengumpulkan dan menyaring racun seperti timah dan zat polutan dalam tubuh Anda. Sekarang ini dampak polusi lingkungan hampir mustahil untuk dihindari. Semakin cepat racun keluar dari dalam tubuh, semakin sedikit kerusakan yang bisa ditimbulkannya. Perlindungan anda yang terbaik adalah vitamin C dosis tinggi.

b) Menurunkan Resiko Penyakit Jantung

            Vitamin C sangat penting untuk sintesis kolagen. Kolagen berbentuk serabut kuat dan merupakan jaringan ikat penting untuk kulit, otot, pembuluh darah, dan bagian tubuh penting lainnya. Kekurangan vatamin C cenderung melemahkan landasan struktur untuk pembuluh darah, jantung, dan otot jantung. Peran vitamin C dalam pembentukan kolagen merupakan faktor positif untuk mencegah serangan penyakit koroner. Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin C menyebabkan kerusakan susunan sel arteri sehingga dapat terisi kolesterol dan menyebabkan aterosklerosis. Angka kecukupan gizi vitamin C ditetapkan sebesar 60 mg sehari.

c) Menyembuhkan Flu Lebih Cepat

            Apakah Vitamin C dapat mencegah kita dari masuk angin, flu, bronkitis, atau pneumonia? Tidak. Apakah vitamin C dapat membantu menyembuhkan lebih cepat dari masuk angin, flu, bronkhitis atau pneumonia? Ya.  Jika Anda pada dasarnya sehat dan mengkonsumsi 1.000 hingga 2.000 mg ekstra vitamin C, gejala flu, demam, atau masuk angin tadi mungkin tidak akan terlalu memperparah kondisi bisa sembuh lebih cepat. Bagi kaum lanjut usia, semakin banyak mengkonsumsi ekstra Vitamin C sangat baik bagi kesehatan.
Asupan vitamin C yang rendah membuat lebih rentan terhadap penyakit, sedangkan tubuh membutuhkan banyak vitamin C ketika sel-sel tubuh bekerja melawan penyakit. Konsumsi vitamin C 1000 mg sehari akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

d) Menurunkan Kadar Kolesterol

            Penelitian menunjukkan bahwa orang yang biasa mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi memiliki kadar kolesterol yang rendah. Mereka juga memiliki kadar kolesterol LDL rendah (kolesterol jahat) dan kolesterol HDL yang lebih tinggi (kolesterol baik).
Jadi jika kolesterol total tinggi, apakah dapat menurunkannya dengan mengkonsumsi vitamin C? Tergantung. Jika sekarang konsumsi vitamin C rendah, meningkatkan konsumsi vitamin C akan membantu menurunkan kadar kolesterol total dengan meningkatkan tingkat HDL. Jika sekarang tingkat konsumsi vitamin C anda sudah tinggi, misalnya mengkonsumsi 2.000 mg per hari, hal ini tidak akan berpengaruh terhadap kadar kolesterol.

e) Menurunkan Tekanan Darah

            Tekanan darah tinggi (di atas 140/90) adalah faktor risiko besar untuk penyakit jantung dan stroke dan juga untuk penyakit ginjal. Banyak studi menunjukkan bahwa orang dengan kadar tinggi Vitamin C memiliki tekanan darah yang sedikit lebih rendah dibandingkan orang dengan vitamin C tingkat rendah. Perbedaannya sekitar empat poin dalam diastolik (ketika jantung santai antara ketukan). Mungkin kedengarannya tidak banyak, tetapi menurunkan tekanan darah diastolik dengan hanya dua titik saja, dapat mengurangi kemungkinan penyakit jantung sebanyak 8%. Ini salah satu alasan mengapa para lansia yang biasa mengkonsumsi vitamin c dosis tinggi hidup memiliki resiko lebih sedikit dari serangan jantung dan stroke.

e) Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

            Sistem kekebalan tubuh melindungi anda dari infeksi. Ini dilakukan oleh beberapa jenis sel darah putih dan zat kimia lainnya sebagai kurir yang akan menentukan kemana sel darah putih itu harus pergi dan apa yang harus dilakukannya. Ketika sehat, anda memiliki sekitar satu triliun sel-sel darah putih dalam tubuh. Ketika sakit, tubuh akan memproduksi jutaan sel darah putih lebih setiap jam untuk melawan penyakit.

            Semua sel dan kurir-kurir kimia tadi memerlukan banyak vitamin C untuk dapat bekerja dengan baik. Kita masih tidak tahu pasti apakah vitamin C dapat mencegah anda jatuh sakit, tetapi kita tahu bahwa vitamin C dapat membantu anda sembuh dari sakit lebih cepat. Jika Anda sakit atau mengalami infeksi, mengkonsumsi vitamin C lebih banyak dari biasanya akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

f) Penyembuhan Luka

            Salah satu tanda penyakit kudis adalah luka yang tidak dapat disembuhkan atau luka lama yang muncul kembali. Oleh karena itu anda memerlukan vitamin C untuk membuat kolagen, yang akan memperbaiki jaringan ikat dan menyembuhkan luka. mengkonsumsi ekstra Vitamin C akan membantu anda lebih cepat sembuh jika anda memiliki luka, goresan, patah tulang, membakar, atau jenis luka lainnya.

            Jika anda mengalami operasi, kadar vitamin C Anda mungkin akan rendah setelah operasi, kita tidak tahu persis mengapa hal itu terjadi. Untuk membantu anda menyembuhkan dan melawan infeksi, kadar vitamin C dalam tubuh anda harus tinggi. Cobalah untuk mengkonsumsi 1.000 mg sehari selama setidaknya dua minggu sebelum operasi dan empat minggu setelah operasi. Anda tidak hanya akan lebih cepat sembuh dari operasi, anda juga akan terhindar dari ‘bed sores’ (atau kerusakan kulit yang diakibatkan oleh iritasi, misalnya penderita sakit kronis yang berbaring terlalu lama) karena kolagen di bawah kulit anda akan menjadi lebih kuat.

 g) Ampuh Melawan Alergi

            Jika anda bersin, itu terjadi karena sistem pertahanan tubuh anda berpikir bahwa ‘zat asing’ yang telah masuk ke dalam tubuh anda adalah kuman penyerang yang harus dilenyapkan. Untuk melakukannya, sistem kekebalan tubuh anda tadi melepaskan zat kimia yang disebut histamines ke dalam darah. Korban utama dari pertempuran melawan “penyerbu” adalah anda. Histamines anda sendiri yang membuat anda bersin, bersin, tersedu, batuk, gatal-gatal, dan kejadian lainnya yang biasanya tidak menyenangkan itu.

            Obat yang melawan histamines alami disebut antihistamin. Ada banyak berbagai jenis anti histamin, dan banyak yang dijual bebas setiap toko obat. Daftar panjang peringatan dan efek samping pada label obat ini lebih dari sedikit menakutkan. Kebanyakan antihistamin dapat membuat anda mengantuk.

            Jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, ginjal, penyakit prostat, atau penyakit paru-paru, anda tidak boleh menggunakan obat-obatan jenis anti histamin.Ada cara yang lebih mudah, lebih alami dan lebih murah untuk mengatasi alergi pernapasan, yaitu Vitamin C. Cobalah mengkonsumsi 1.000 hingga 2.000 mg sehari selama beberapa minggu. Manfatnya adalah alergi anda akan mereda dan hilang selama anda terus mengkonsumni vitamin C tadi. Hal ini dikarenakan Vitamin C menjaga sistem kekebalan tubuh dengan membuat lebih banyak histamines untuk memulai dan membantu Anda mengeluarkan penyebab alergi tadi keluar dari aliran darah dengan lebih cepat.

h) Merawat Kulit

            Penelitian lain menemukan bahwa vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah terjadinya oksidasi lemak jenuh menjadi bentuk peroksida yang berbahaya bagi tubuh dan dapat mengganggu sistem kardiovaskular (pencetus penyakit darah tinggi, jantung koroner, stroke, dan lain-lain). Ini bermanfaat untuk pembuatan jaringan kolagen yang berfungsi memperkuat kulit, tulang rawan, tendon, dan dinding pembuluh darah. Kolagen yang terkandung di dalamnya dapat membantu merangsang proses peremajaan sel kulit, sehingga membantu mencegah penuaan dini dan mengatasi berbagai masalah kulit.

2.6       Sumber-Sumber Vitamin C

a) Sayur-sayuran yang Mengandung Vitamin C

            Ada brokoli, kembang kol, kubis, dan paprika merah. Seperti paprika merah yaitu tanaman sejenis cabai yang mana dulunya ditanam di Amerika. Buahnya yang besar dan warnanya tidak hanya merah, ada hijau dan kuning juga (seperti cabai). Ada yang mengatakan tanaman ini pedas, ada yang tidak tetapi manis. Buah ini bisa dibudidaya dimanapun. Bahkan kandungannya 100 gram paprika merah terkandung 190 miligram vitamin C. Kubis sendiri yaitu sayuran daun yang berbentuk bola. Kubis ini sendiri ditanam di Eropa pertama kali. Kubis sendiri ada 3 macam yang berwarna hijau pucat, hijau segar, dan keunguan. Dan banyak dibudidaya di daerah perbukitan atau pegunungan. Karena jika ditanam di dataran rendah, daun kubis tidak dapat berkembang maksimal dan mudah terserang penyakit.

            Kubis sendiri dapat mencegah sariawan karena kandungan vitamin C dalam kubis 100 gram adalah 161 miligram vitamin C. Lalu ada juga brokoli yaitu tanaman sayuran yang termasuk kubis-kubisan dan sudah sejak lama di daerah laut Tengah dan masuk ke Indonesia setelah masa penjajahan. Brokoli ini murni hidup di cuaca yang dingin. Kemudian warnanya hanya satu yaitu hijau dan mirip dengan bunga kol. Brokoli yang baik dalam satu sajian sekitar 140 gram brokoli mengandung sekitar 130 miligram vitamin C. Nah, sekarang sudah paham kan sayuran apa saja yang mengandung vitamin C, sehingga kebutuhan vitamin C alami anda tidak hanya dari buah jeruk saja.

b) Buah-buahan yang Kaya Vitamin C

            Buah yang banyak dengan vitamin C antara lain pepaya, stroberi, jeruk dan kiwi. Yang biasanya lebih dikenal memang buah jeruk yang mengandung vitamin C. Buah jeruk mengandung vitamin C 50 miligram setiap 100 gram buah jeruk. Jeruk pun banyak macamnya. Jeruk sendiri sudah lama tumbuh di Indonesia. Seperti jeruk bali, jeruk purut, dan jeruk nipis merupakan buah yang banyak tumbuh di Asia Tenggara. Sedangkan pepaya yaitu tanaman buah yang berasal dari Negara Meksiko yang sekarang sudah banyak ditanam di Indonesia. Pepaya adalah tanaman buah berumah tunggal sehingga ada tanaman yang jantan dan ada yang betina. Sedangkan yang betina lah yang menghasilkan buah. Dalam 100 gram buah pepaya mengandung 62 miligram vitamin C.

            Buah selanjutnya yaitu stroberi. Buah ini paling banyak di hasilkan di Amerika serikat dan merupakan buah komoditi ekspor yang menguntungkan bagi Negara Amerika. Karena pertumbuhan ekspornya terus naik dari tahun ke tahun. Di Indonesia, buah ini sering dijumpai di daerah yang bersuhu dingin seperti di perbukitan jawab barat atau jawa timur. Kandungan vitamin C setiap 100 gram buah stroberi adalah 82 miligram. Terakhir buak kiwi. Buah ini dulunya bukan kiwi seperti sekarang tapi gosberi cina. Tapi karena banyak ditanam di Selandia Baru maka buah ini diganti namanya menjadi kiwi. Penamaannya diambil dari burung yang tidak bisa terbang yaitu kiwi. Jika dilihat buah kiwilah yang mengandung vitamin C lebih banyak dari buah jeruk. Untuk setiap 100 gram buah kiwi mengandung 100 miligram vitamin C.

c) Sumber Hewani Vitamin C

            Tidak hanya pada buah dan sayuran, pada sumber makanan hewan pun terdapat vitamin C. Untuk hati ayam setiap 100 gram terkandung vitamin C sebanyak 33,8 miligram. Tidak ada keterangan lebih lanjut tentang sumber hewani ini yang mengandung vitamin C. Malah ada beberapa sumber artikel yang mengatakan untuk mengkonsumsi vitamin C beriringan dalam konsumsi daging-dagingan. Sehingga jumlah zat besi yang diserap dalam tubuh bisa maksimal

d) Sumber Makanan Lain yang Banyak Mengandung Vitamin C

            Buah yang masih mengandung vitamin C yang belum tercantum yaitu jambu biji, kelengkeng, melon, anggur, mangga, nanas, pisang dan alpukat. Kalau sayuran yang mengandung vitamin C selain yang telah disebutkan diatas seperti cabai rawit, bayam mentah, sawi, seledri dan mentimum. Seperti susu sapi juga mengandung vitamin C. Atau produk olahan lainnya seperti minuman bervitamin C dengan rasa buah-buahan atau susu olahan dengan rasa buah-buahan juga mengandung vitamin C.

Tabel Nilai vitamin C berbagai bahan makanan (mg/100 gram)

Bahan makanan Mg Bahan makanan Mg
Daun singkong 275 Jambu monyet buah 197
Daun katuk 200 Gandaria (masak) 110
Daun melinjo 150 Jambu biji 95
Daun pepaya 140 Pepaya 78
Sawi 102 Mangga muda 65
Kol 50 Mangga masak pohon 41
Kol kembangbayam 65 Durian 53
Bayam 60 Kedondong (masak) 50
Kemangi 50 Jeruk manis 49
Tomat masak 40 Jeruk nipis 27
Kangkung 30 Nanas 24
Ketela pohon kuning 30 Rambutan 58

2.7 Akibat Kekurangan Vitamin C

            Berikut ini merupakan dampak kekurangan vitamin C . Dampak yang diberikan yaitu berupa munculnya beberapa penyakit. Umumnya orang awam akan mengatakan tanda-tanda kekurangan vitamin C adalah munculnya sariawan. Tetapi pada kenyataannya, kekurangan vitamin C akan menyebabkan penyakit yang lebih berbahaya. Diantaranya yaitu:

a) Anemia

            Salah satu dampak yang diberikan akibat kekurangan konsumsi vitamin C yaitu anemia. Anemia merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah. Umumnya wanita yang sedang menstruasi ataupun hamil akan lebih beresiko untuk terkena anemia. Untuk mengatasi masalah anemia maka Anda dapat mengkonsumsi zat besi.

            Manfaat dari vitamin C yaitu dapat membantu dalam proses penyerapan zat besi. Zat besi sendiri dapat Anda peroleh dari ikan, sayuran dan juga daging. Anemia sendiri memiliki gejala seperti lemas, kurang energi dan mudah mengantuk. Bahkan jika kondisinya sudah parah dapat menyebabkan napas terasa tersengal-sengal dan kemudian pingsan.

b) Mudah lelah

            Saat seseorang kekurangan vitamin C maka tubuh akan merasa mudah lelah. Hal tersebut sudah termasuk dalam hitungan kronis.

c) Kemampuan melawan infeksi menurun

            Dampak lain kekurangan vitamin C yaitu kemampuan melawan infeksi yang menurun. Dengan begitu, maka tubuh akan mudah memar dan jika terdapat luka maka akan menyebabkan luka lama disembuhkan. Penyebab kekurangan vitamin C tentunya karena Anda kurang mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C yang tinggi. Kekurangan vitamin C dapat membuat sistem imun tubuh Anda menjadi menurun. Hal tersebut mengakibatkan infeksi akibat virus ataupun bakteri sulit untuk diatasi.

d) Masalah gusi dan gigi

            Dampak lain dari kurangnya kandungan vitamin C yaitu adanya masalah gusi dan juga gigi. Jika kekurangan vitamin C maka dapat menyebabkan pendarahan gusi serta gigi tanggal. Hal ini dikarenakan vitamin C dapat membantu mensintesis kolagen yang dibutuhkan oleh jaringan gusi dan gigi. Jika kandungan vitamin C kurang maka dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan juga gusi.

e) Nyeri sendi

            Nyeri sendi juga merupakan salah satu dampak dari kurangnya vitamin C dalam tubuh. Saat tubuh kekurangan vitamin C maka tulang akan menjadi kurang stabil. Kekurangan vitamin C juga dapat mempengaruhi kekuatan tulang dan juga sendi.

f) Kerusakan di jaringan jantung

            Dengan mengkonsumsi vitamin C yang cukup dan rutin maka jantung juga akan menjadi lebih kuat. Kekurangan vitamin C akan membuat kerusakan pada sel-sel pembuluh darah. Kerusakan tersebut biasanya akan terisi oleh kolesterol dan menyebabkan jantung menjadi terganggu. Vitamin C membantu menjaga kesehatan jantung.

g) Kulit kering dan kasar

Vitamin C juga terkenal sebagai antioksidan bagi tubuh. Jika kekurangan vitamin C maka kulit akan terasa kering dan juga kasar. Hal tersebut juga dapat terlihat di sela-sela jari yang terlihat keriput. Hal ini menunjukkan bahwa tubuh kekurangan vitamin C. Akibat kekurangan vitamin C memang cukup membahayakan. Oleh sebab itu, sebaiknya penuhi kebutuhan vitamin C untuk kesehatan tubuh Anda.

 

2.8 Akibat Kelebihan Vitamin C

Kelebihan vitamin C berasal dari makanan tidak menimbulkan gejala. Tetapi konsumsi vitamin C berupa suplemen secara berlebihan tiap hari dapat menimbulkan beberapa penyakit diantaranya:

a) Penyakit batu ginjal

Akibat dari kelebihan vitamin C yaitu beratnya kerja ginjal. Tidak hanya itu resiko batu ginjal juga Akan meningkat. Konsumsi vitamin C yang berlebihan dapat meningkatkan oksalat dalam urin. Hal tersebut dapat menghasilkan batu ginjal kalsium oksalat.

b) Gejala alergi

Bagi Anda yang mengalami gangguan gejala alergi sebaiknya periksa kandungan suplemen vitamin C yang Anda konsumsi. Pasalnya beberapa suplemen vitamin C terbuat dari tanaman jagung.

c) Penyakit jantung

            Dampak lain akibat kelebihan konsumsi vitamin C yaitu resiko kematian akibat penyakit jantung. Hal ini lebih beresiko terjadi pada kaum wanita. Terlebih lagi wanita yang dalam masa post menopause dan menderita diabetes. Jika konsumsi vitamin C lebih dari 300 mg per harinya, maka dapat menyebabkan penyakit jantung serta resiko kematian.

d) Darah encer

Kelebihan vitamin C juga dapat menyebabkan darah menjadi encer. Pasalnya vitamin C memiliki sifat antikoagulan yang dapat mengencerkan darah.

e) Penyakit diabetes

            Penyakit kelebihan vitamin C yang cukup parah dan perlu diwaspadai yaitu penyakit diabetes. Bagi Anda yang memiliki penyakit diabetes sebaiknya lebih selektif dalam memilih suplemen vitamin C. Ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya, vitamin C memiliki dampak pada kadar gula dalam darah.

f) Diare dan muntah-muntah

       Masalah lain yang disebabkan oleh kelebihan vitamin C yaitu diare dan muntah-muntah. Ini karena vitamin C merupakan zat yang mudah larut. Vitamin C akan dilarutkan melalui air seni. Jika konsumsi vitamin C berlebih maka dapat menyebabkan diare dan juga muntah-muntah. Tidak hanya itu, gejala lain yaitu adanya perasaan mual dan pusing. Bahkan tidak jarang disertai dengan kram pada perut.

g) Tubuh menjadi mudah lemah

            Karena kelebihan vitamin C tubuh akan merasa lemah serta otot-ototnya juga terasa lelah. Walaupun tubuh merasa lemah, tetapi Anda akan memiliki gangguan sulit tidur atau biasanya disebut dengan insomnia. Ini karena konsumsi vitamin C yang berlebihan.

h) Gangguan pada proses pengobatan penyakit kanker

            Vitamin C memang diketahui sebagai pencegah kanker. Tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan vitamin C malah menjadi penghambat proses penyembuhan penyakit kanker.

i) Kulit menjadi kemerahan

            Dampak lain kelebihan vitamin C yaitu kulit akan tampak kemerahan.

j) Masalah fisiologis

            Jika kelebihan vitamin C maka tubuh manusia akan terlihat terdapat beberapa masalah fisiologis.

Pada dasarnya vitamin C merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Tetapi karena setiap orang memiliki porsi kebutuhan yang berbeda-beda maka setiap orang harus menjagagaya hidupnya. Dengan begitu, vitamin C yang seharusnya bermanfaat tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Penyakit akibat kelebihan vitamin C cukup berbahaya, konsumsilah dengan porsi yang tepat.

 

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

            Adapun kesimpulan dari makalah mengenai vitamin C ini adalah merupakan vitamin yang larut dalam air dan paling labil yang berfungsi sebagai antioksidan. Konsentrasi tertinggi vitamin ini berada di dalam jaringan adrenal, pituitari dan retina. Sumber dari vitamin C banyak terdapat pada buah-buahan seperti jeruk, stroberi dll. Akibat yang ditimbulkan jika kekurangan vitamin ini adalah penyakit skorbut dan jika kelebihan mengkonsumsi suplemen vitamin C akan menderita penyakit batu ginjal.

3.2 Saran

            Setelah membaca makalah ini, pembaca diharapkan dapat menjaga keseimbangan dalam dalam mengkonsumsi vitamin C, jangan sampai kekurangan ataupun kelebihan. Pada dasarnya vitamin C merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Tetapi karena setiap orang memiliki porsi kebutuhan yang berbeda-beda maka setiap orang harus menjagagaya hidupnya. Dengan begitu, vitamin C yang seharusnya bermanfaat tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Penyakit akibat kelebihan vitamin C cukup berbahaya, konsumsilah dengan porsi yang tepat.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Iklan

Penulis:

I will fight till the end & never give up !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s